Perbedaan FIO Protocol dan Frax: FIO Protocol diperdagangkan di Rp16,26 (kapitalisasi pasar Rp31,51M, volume 24 jam Rp66,75M), sedangkan Frax diperdagangkan di Rp5.272 (kapitalisasi pasar Rp495,7M, volume 24 jam Rp11,62M). Perbedaan utamanya: Frax jauh lebih besar — sekitar 15,7× kapitalisasi pasar FIO Protocol, dan suplai beredar FIO Protocol 847,4M / 1B FIO (85%) dibanding 93,6M / 99,7M FRAX (94%) milik Frax. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FIO Protocol selama 30 Hari dan Frax selama 9 Hari.
| FIO | FRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp31,51M | Rp495,7M |
Volume (24h) | Rp66,75M | Rp11,62M |
Suplai yang Beredar | 847,4M / 1B FIO (85%) | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
FIO Protocol (FIO) adalah solusi usability terdesentralisasi dan sumber terbuka yang bertujuan untuk mempermudah transaksi mata uang kripto di semua blockchain. Hal ini dilakukan dengan mengganti alamat dompet yang kompleks dengan satu Crypto Handle yang dapat disesuaikan dan mudah dibaca, dalam format username@domain. FIO Crypto Handle dapat digunakan untuk mengirim, menerima, meminta, dan menandatangani berbagai jenis transaksi mata uang kripto dengan mudah, seperti mengirim email.
Selengkapnya di halaman FIO →FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →