Perbedaan Fight dan TAC Protocol: Fight diperdagangkan di Rp72,86 (kapitalisasi pasar Rp148,19M, volume 24 jam Rp28,97M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,34 (kapitalisasi pasar Rp226,79M, volume 24 jam Rp25,27M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Fight dibatasi (2,1B / 10B FIGHT (21%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fight selama 4 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| FIGHT | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,19M | Rp226,79M |
Volume (24h) | Rp28,97M | Rp25,27M |
Suplai yang Beredar | 2,1B / 10B FIGHT (21%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 4 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
FIGHT adalah ekosistem Web3 yang berfokus pada olahraga tarung dan dibangun di Solana serta BNB Chain. Platform ini meningkatkan keterlibatan penggemar melalui kemitraan, koleksi digital, dan identitas digital seperti Fight.ID. Token ini memiliki suplai tetap 10 miliar, dengan sebagian besar dialokasikan untuk insentif komunitas, mendukung reward dan governance dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman FIGHT →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →