Perbedaan Fight dan SUPRA: Fight diperdagangkan di Rp72,86 (kapitalisasi pasar Rp148,19M, volume 24 jam Rp28,97M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp2,99 (kapitalisasi pasar Rp98,33M, volume 24 jam Rp5,26M). Perbedaan utamanya: Fight lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Fight 2,1B / 10B FIGHT (21%) dibanding 32,7B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fight selama 4 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| FIGHT | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,19M | Rp98,33M |
Volume (24h) | Rp28,97M | Rp5,26M |
Suplai yang Beredar | 2,1B / 10B FIGHT (21%) | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
FIGHT adalah ekosistem Web3 yang berfokus pada olahraga tarung dan dibangun di Solana serta BNB Chain. Platform ini meningkatkan keterlibatan penggemar melalui kemitraan, koleksi digital, dan identitas digital seperti Fight.ID. Token ini memiliki suplai tetap 10 miliar, dengan sebagian besar dialokasikan untuk insentif komunitas, mendukung reward dan governance dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman FIGHT →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →