Perbedaan Fight dan Gram: Fight diperdagangkan di Rp72,41 (kapitalisasi pasar Rp148,11M, volume 24 jam Rp30,48M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.754 (kapitalisasi pasar Rp65,48T, volume 24 jam Rp681,09M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 442,1× kapitalisasi pasar Fight, dan suplai Fight dibatasi (2,1B / 10B FIGHT (21%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fight selama 4 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| FIGHT | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp148,11M | Rp65,48T |
Volume (24h) | Rp30,48M | Rp681,09M |
Suplai yang Beredar | 2,1B / 10B FIGHT (21%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 4 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
FIGHT adalah ekosistem Web3 yang berfokus pada olahraga tarung dan dibangun di Solana serta BNB Chain. Platform ini meningkatkan keterlibatan penggemar melalui kemitraan, koleksi digital, dan identitas digital seperti Fight.ID. Token ini memiliki suplai tetap 10 miliar, dengan sebagian besar dialokasikan untuk insentif komunitas, mendukung reward dan governance dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman FIGHT →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →