Perbedaan Fight dan GMX: Fight diperdagangkan di Rp72,54 (kapitalisasi pasar Rp149,23M, volume 24 jam Rp28,31M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp119.703 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp36,56M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 8,4× kapitalisasi pasar Fight, dan suplai beredar Fight 2,1B / 10B FIGHT (21%) dibanding 10,5M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fight selama 4 Hari dan GMX selama 46 Hari.
| FIGHT | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp149,23M | Rp1,25T |
Volume (24h) | Rp28,31M | Rp36,56M |
Suplai yang Beredar | 2,1B / 10B FIGHT (21%) | 10,5M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 4 Hari | 46 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
FIGHT adalah ekosistem Web3 yang berfokus pada olahraga tarung dan dibangun di Solana serta BNB Chain. Platform ini meningkatkan keterlibatan penggemar melalui kemitraan, koleksi digital, dan identitas digital seperti Fight.ID. Token ini memiliki suplai tetap 10 miliar, dengan sebagian besar dialokasikan untuk insentif komunitas, mendukung reward dan governance dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman FIGHT →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →