Perbedaan Solana Name Service dan Terra: Solana Name Service diperdagangkan di Rp385,38 (kapitalisasi pasar Rp382,34M, volume 24 jam Rp108,07M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp865,1 (kapitalisasi pasar Rp614,25M, volume 24 jam Rp76,41M). Perbedaan utamanya: Terra lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Solana Name Service 990,9M FIDA dibanding 710M LUNA milik Terra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solana Name Service selama 32 Hari dan Terra selama 81 Hari.
| FIDA | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp382,34M | Rp614,25M |
Volume (24h) | Rp108,07M | Rp76,41M |
Suplai yang Beredar | 990,9M FIDA | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 32 Hari | 81 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bonfida dikenal sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Solana. Mereka memperoleh reputasi ini melalui kontribusi mereka terhadap ekosistem, menyediakan layanan dan produk yang mendukung pertumbuhannya. Beberapa kontribusi mereka termasuk menciptakan Asset Agnostic Orderbook (AOB) sebagai mesin Serum Core yang baru, menyederhanakan transaksi dengan Solana Name Service, dan memperkenalkan perpetual swap pertama di Solana yang disebut Audaces. Sebagai hasilnya, para pengembang mereka sangat dihormati di dalam ekosistem Solana.
Selengkapnya di halaman FIDA →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →