Perbedaan Solana Name Service dan Gitcoin: Solana Name Service diperdagangkan di Rp385,68 (kapitalisasi pasar Rp382,34M, volume 24 jam Rp108,07M), sedangkan Gitcoin diperdagangkan di Rp1.264 (kapitalisasi pasar Rp111,05M, volume 24 jam Rp46,91M). Perbedaan utamanya: Solana Name Service jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Gitcoin, dan suplai beredar Solana Name Service 990,9M FIDA dibanding 87,5M GTC milik Gitcoin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solana Name Service selama 32 Hari dan Gitcoin selama 23 Hari.
| FIDA | GTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp382,34M | Rp111,05M |
Volume (24h) | Rp108,07M | Rp46,91M |
Suplai yang Beredar | 990,9M FIDA | 87,5M GTC |
Typical Hold Time | 32 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bonfida dikenal sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Solana. Mereka memperoleh reputasi ini melalui kontribusi mereka terhadap ekosistem, menyediakan layanan dan produk yang mendukung pertumbuhannya. Beberapa kontribusi mereka termasuk menciptakan Asset Agnostic Orderbook (AOB) sebagai mesin Serum Core yang baru, menyederhanakan transaksi dengan Solana Name Service, dan memperkenalkan perpetual swap pertama di Solana yang disebut Audaces. Sebagai hasilnya, para pengembang mereka sangat dihormati di dalam ekosistem Solana.
Selengkapnya di halaman FIDA →Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →