Perbedaan Solana Name Service dan Gas: Solana Name Service diperdagangkan di Rp386,33 (kapitalisasi pasar Rp381,04M, volume 24 jam Rp110,83M), sedangkan Gas diperdagangkan di Rp19.216 (kapitalisasi pasar Rp1,24T, volume 24 jam Rp47,26M). Perbedaan utamanya: Gas jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Solana Name Service, dan suplai beredar Solana Name Service 990,9M FIDA dibanding 65M GAS milik Gas. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Solana Name Service selama 33 Hari dan Gas selama 47 Hari.
| FIDA | GAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp381,04M | Rp1,24T |
Volume (24h) | Rp110,83M | Rp47,26M |
Suplai yang Beredar | 990,9M FIDA | 65M GAS |
Typical Hold Time | 33 Hari | 47 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bonfida dikenal sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Solana. Mereka memperoleh reputasi ini melalui kontribusi mereka terhadap ekosistem, menyediakan layanan dan produk yang mendukung pertumbuhannya. Beberapa kontribusi mereka termasuk menciptakan Asset Agnostic Orderbook (AOB) sebagai mesin Serum Core yang baru, menyederhanakan transaksi dengan Solana Name Service, dan memperkenalkan perpetual swap pertama di Solana yang disebut Audaces. Sebagai hasilnya, para pengembang mereka sangat dihormati di dalam ekosistem Solana.
Selengkapnya di halaman FIDA →GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →