Perbedaan Falcon Finance dan Haedal Protocol: Falcon Finance diperdagangkan di Rp1.230 (kapitalisasi pasar Rp3,68T, volume 24 jam Rp1,15T), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp293,99 (kapitalisasi pasar Rp133,21M, volume 24 jam Rp26,07M). Perbedaan utamanya: Falcon Finance jauh lebih besar — sekitar 27,6× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar Falcon Finance 3B / 10B FF (30%) dibanding 454,2M / 1B HAEDAL (46%) milik Haedal Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Falcon Finance selama 7 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| FF | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,68T | Rp133,21M |
Volume (24h) | Rp1,15T | Rp26,07M |
Suplai yang Beredar | 3B / 10B FF (30%) | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Falcon Finance sedang membangun infrastruktur kolateral universal yang mengubah berbagai aset likuid—termasuk aset digital, token berbasis mata uang, dan aset dunia nyata yang ditokenisasi—menjadi likuiditas on-chain yang dipatok ke USD. Token asli FF berfungsi sebagai gerbang menuju tata kelola, imbalan staking, insentif komunitas, serta akses eksklusif ke produk dan fitur unik.
Selengkapnya di halaman FF →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →