Perbedaan Artificial Superintelligence Alliance dan Qtum: Artificial Superintelligence Alliance diperdagangkan di Rp2.422 (kapitalisasi pasar Rp5,41T, volume 24 jam Rp1,54T), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.857 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp86,09M). Perbedaan utamanya: Artificial Superintelligence Alliance jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Qtum, dan suplai beredar Artificial Superintelligence Alliance 2,2B / 2,7B FET (83%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Artificial Superintelligence Alliance selama 60 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| FET | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,41T | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp1,54T | Rp86,09M |
Suplai yang Beredar | 2,2B / 2,7B FET (83%) | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 60 Hari | 69 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Fetch.AI adalah laboratorium kecerdasan buatan (AI) yang membangun jaringan pembelajaran mesin terbuka, tanpa izin, dan terdesentralisasi dengan ekonomi kripto. Fetch.ai mendemokratisasi akses ke teknologi AI dengan jaringan trustless yang memungkinkan siapa saja dapat terhubung dan mengakses dataset yang aman dengan menggunakan AI otonom untuk menjalankan tugas-tugas yang memanfaatkan jaringan data globalnya.
Selengkapnya di halaman FET →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →