Perbedaan First Digital USD dan Hemi: First Digital USD diperdagangkan di Rp18.025 (kapitalisasi pasar Rp6,27T, volume 24 jam Rp3,14T), sedangkan Hemi diperdagangkan di Rp81,43 (kapitalisasi pasar Rp80,09M, volume 24 jam Rp179,45M). Perbedaan utamanya: First Digital USD jauh lebih besar — sekitar 78,3× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai beredar First Digital USD 348,2M FDUSD dibanding 977,5M HEMI milik Hemi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan First Digital USD selama 21 Hari dan Hemi selama 26 Hari.
| FDUSD | HEMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp6,27T | Rp80,09M |
Volume (24h) | Rp3,14T | Rp179,45M |
Suplai yang Beredar | 348,2M FDUSD | 977,5M HEMI |
Typical Hold Time | 21 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Teknologi di balik FDUSD dibangun di atas berbagai jaringan blockchain terkemuka, termasuk Ethereum, BNB Chain, Sui, Solana, dan Arbitrum. Pendekatan multichain ini membuat FDUSD fleksibel dan mudah digunakan di berbagai platform serta kasus penggunaan. Infrastruktur blockchain yang mendukung FDUSD memastikan tingkat keamanan dan transparansi yang tinggi—dua hal penting untuk menjaga kepercayaan terhadap mata uang digital.
Selengkapnya di halaman FDUSD →Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →