Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) vs Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI)

Fast Food Indonesia Tbk.Trading
Wahana Inti Makmur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Fast Food Indonesia Tbk. dan Wahana Inti Makmur Tbk.: Fast Food Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp276 (kapitalisasi pasar 1,22 T, volume 24 jam 847,1 rb), sedangkan Wahana Inti Makmur Tbk. diperdagangkan di Rp119 (kapitalisasi pasar 93,66 M, volume 24 jam 3,11 jt). Perbedaan utamanya: Fast Food Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 13× kapitalisasi pasar Wahana Inti Makmur Tbk., dan Wahana Inti Makmur Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,11 jt vs 847,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FASTNASI
Kapitalisasi Pasar
1,22 T93,66 M
Volume
847,1 rb3,11 jt
Lot
8,47 rb31,08 rb
Perputaran
227,75 jt374,55 jt
Harga Rata-rata
268,86120,5
Nilai Transaksi
227,75 jt374,55 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
276119
Volume Ekuilibrium Indikatif
13385

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FAST
Lihat detail
NASI
Lihat detail

Tentang Fast Food Indonesia Tbk.

PT. Fast Food Indonesia Tbk is a company founded in 1978 by the Gelael Group and the exclusive KFC franchise holder in Indonesia. The first KFC outlet opened in October 1979 at Jl. Melawai, Jakarta proved to be successful and paved the way for the opening of more additional outlets in Jakarta. The Company expanded its regional coverage to include other major cities in Indonesia and because of its success in building KFC brand image for the past 20 years of operation, KFC became the country’s dominant fast food market leader.

Selengkapnya di halaman FAST

Tentang Wahana Inti Makmur Tbk.

PT Wahana Inti Makmur Tbk (the Company) is established based on Deed of Establishment No. 02 dated February 14, 2015 made by Dr. Tio Jeffrens Maranella, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operations in February 2015.

Selengkapnya di halaman NASI