Perbedaan Harvest Finance dan TAC Protocol: Harvest Finance diperdagangkan di Rp103.810 (kapitalisasi pasar Rp92,33M, volume 24 jam Rp17,88M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp48,43 (kapitalisasi pasar Rp226,79M, volume 24 jam Rp25,27M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Harvest Finance, dan suplai beredar Harvest Finance 672,2K FARM dibanding 4,7B TAC milik TAC Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Harvest Finance selama 47 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| FARM | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,33M | Rp226,79M |
Volume (24h) | Rp17,88M | Rp25,27M |
Suplai yang Beredar | 672,2K FARM | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 47 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Harvest Finance adalah platform manajemen aset yang berupaya memaksimalkan yield untuk aset yang disimpan ke dalam vault Harvest. Vault protokol ini menjalankan berbagai strategi yield farming; keuntungan dari strategi ini dibagi antara penyedia likuiditas dan pengguna yang memberi imbalan yang digunakan untuk staking di kumpulan bagi hasil mereka.
Selengkapnya di halaman FARM →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →