Perbedaan Harvest Finance dan Maple Finance: Harvest Finance diperdagangkan di Rp103.810 (kapitalisasi pasar Rp92,33M, volume 24 jam Rp17,88M), sedangkan Maple Finance diperdagangkan di Rp2.747 (kapitalisasi pasar Rp3,27T, volume 24 jam Rp85,92M). Perbedaan utamanya: Maple Finance jauh lebih besar — sekitar 35,4× kapitalisasi pasar Harvest Finance, dan suplai beredar Harvest Finance 672,2K FARM dibanding 1,2B SYRUP milik Maple Finance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Harvest Finance selama 47 Hari dan Maple Finance selama 14 Hari.
| FARM | SYRUP | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,33M | Rp3,27T |
Volume (24h) | Rp17,88M | Rp85,92M |
Suplai yang Beredar | 672,2K FARM | 1,2B SYRUP |
Typical Hold Time | 47 Hari | 14 Hari |
Harvest Finance adalah platform manajemen aset yang berupaya memaksimalkan yield untuk aset yang disimpan ke dalam vault Harvest. Vault protokol ini menjalankan berbagai strategi yield farming; keuntungan dari strategi ini dibagi antara penyedia likuiditas dan pengguna yang memberi imbalan yang digunakan untuk staking di kumpulan bagi hasil mereka.
Selengkapnya di halaman FARM →Maple, yang diluncurkan pada tahun 2021, adalah manajer aset on-chain yang didukung oleh pengalaman puluhan tahun di dunia keuangan tradisional (TradFi) dan kripto. Maple menggabungkan keahlian pasar modal dengan inovasi DeFi untuk menghadirkan berbagai produk, termasuk lending dengan jaminan, strategi imbal hasil Bitcoin, dan instrumen keuangan terstruktur.
Selengkapnya di halaman SYRUP →