Perbedaan Harvest Finance dan Phoenix: Harvest Finance diperdagangkan di Rp103.810 (kapitalisasi pasar Rp92,33M, volume 24 jam Rp17,88M), sedangkan Phoenix diperdagangkan di Rp284,36 (kapitalisasi pasar Rp83,04M, volume 24 jam Rp232,44M). Perbedaan utamanya: Harvest Finance dan Phoenix berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Phoenix dibatasi (69,3M / 76M PHB (92%)), sedangkan Harvest Finance terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Harvest Finance selama 46 Hari dan Phoenix selama 29 Hari.
| FARM | PHB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,33M | Rp83,04M |
Volume (24h) | Rp17,88M | Rp232,44M |
Suplai yang Beredar | 672,2K FARM | 69,3M / 76M PHB (92%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 29 Hari |
Harvest Finance adalah platform manajemen aset yang berupaya memaksimalkan yield untuk aset yang disimpan ke dalam vault Harvest. Vault protokol ini menjalankan berbagai strategi yield farming; keuntungan dari strategi ini dibagi antara penyedia likuiditas dan pengguna yang memberi imbalan yang digunakan untuk staking di kumpulan bagi hasil mereka.
Selengkapnya di halaman FARM →Phoenix adalah infrastruktur blockchain layer 1 dan layer 2 yang memberdayakan aplikasi Web3. Fokusnya adalah pada generasi berikutnya dari aplikasi Web3 yang didukung AI dan privasi. Phoenix (PHB) adalah mata uang kripto yang beroperasi di platform BNB Smart Chain (BEP20).
Selengkapnya di halaman PHB →