Perbedaan Harvest Finance dan Orca: Harvest Finance diperdagangkan di Rp103.810 (kapitalisasi pasar Rp92,33M, volume 24 jam Rp17,88M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp18.555 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp146,47M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 12,2× kapitalisasi pasar Harvest Finance, dan suplai beredar Harvest Finance 672,2K FARM dibanding 60,8M ORCA milik Orca. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Harvest Finance selama 47 Hari dan Orca selama 31 Hari.
| FARM | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,33M | Rp1,13T |
Volume (24h) | Rp17,88M | Rp146,47M |
Suplai yang Beredar | 672,2K FARM | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 47 Hari | 31 Hari |
Harvest Finance adalah platform manajemen aset yang berupaya memaksimalkan yield untuk aset yang disimpan ke dalam vault Harvest. Vault protokol ini menjalankan berbagai strategi yield farming; keuntungan dari strategi ini dibagi antara penyedia likuiditas dan pengguna yang memberi imbalan yang digunakan untuk staking di kumpulan bagi hasil mereka.
Selengkapnya di halaman FARM →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →