Perbedaan Harvest Finance dan Origin Protocol: Harvest Finance diperdagangkan di Rp103.810 (kapitalisasi pasar Rp92,33M, volume 24 jam Rp17,88M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,06 (kapitalisasi pasar Rp198,56M, volume 24 jam Rp16,9M). Perbedaan utamanya: Origin Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Harvest Finance, dan suplai Origin Protocol dibatasi (689,5M / 1,4B OGN (49%)), sedangkan Harvest Finance terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Harvest Finance selama 47 Hari dan Origin Protocol selama 75 Hari.
| FARM | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,33M | Rp198,56M |
Volume (24h) | Rp17,88M | Rp16,9M |
Suplai yang Beredar | 672,2K FARM | 689,5M / 1,4B OGN (49%) |
Typical Hold Time | 47 Hari | 75 Hari |
Harvest Finance adalah platform manajemen aset yang berupaya memaksimalkan yield untuk aset yang disimpan ke dalam vault Harvest. Vault protokol ini menjalankan berbagai strategi yield farming; keuntungan dari strategi ini dibagi antara penyedia likuiditas dan pengguna yang memberi imbalan yang digunakan untuk staking di kumpulan bagi hasil mereka.
Selengkapnya di halaman FARM →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →