Perbedaan Harvest Finance dan GMX: Harvest Finance diperdagangkan di Rp103.810 (kapitalisasi pasar Rp92,33M, volume 24 jam Rp17,88M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp107.168 (kapitalisasi pasar Rp1,12T, volume 24 jam Rp72,22M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 12,1× kapitalisasi pasar Harvest Finance, dan suplai GMX dibatasi (10,4M / 13,3M GMX (79%)), sedangkan Harvest Finance terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Harvest Finance selama 46 Hari dan GMX selama 45 Hari.
| FARM | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp92,33M | Rp1,12T |
Volume (24h) | Rp17,88M | Rp72,22M |
Suplai yang Beredar | 672,2K FARM | 10,4M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 46 Hari | 45 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Harvest Finance adalah platform manajemen aset yang berupaya memaksimalkan yield untuk aset yang disimpan ke dalam vault Harvest. Vault protokol ini menjalankan berbagai strategi yield farming; keuntungan dari strategi ini dibagi antara penyedia likuiditas dan pengguna yang memberi imbalan yang digunakan untuk staking di kumpulan bagi hasil mereka.
Selengkapnya di halaman FARM →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →