Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja FAP Agri Tbk. (FAPA) vs Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)

FAP Agri Tbk.Trading
Perdana Bangun Pusaka TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan FAP Agri Tbk. dan Perdana Bangun Pusaka Tbk: FAP Agri Tbk. diperdagangkan di Rp7.375 (kapitalisasi pasar 27,4 T, volume 24 jam 28,3 rb), sedangkan Perdana Bangun Pusaka Tbk diperdagangkan di Rp2.780 (kapitalisasi pasar 876,72 M, volume 24 jam 98,9 rb). Perbedaan utamanya: FAP Agri Tbk. jauh lebih besar — sekitar 31,3× kapitalisasi pasar Perdana Bangun Pusaka Tbk, dan Perdana Bangun Pusaka Tbk lebih aktif diperdagangkan (98,9 rb vs 28,3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FAPAKONI
Kapitalisasi Pasar
27,4 T876,72 M
Volume
28,3 rb98,9 rb
Lot
283989
Perputaran
210,28 jt273,14 jt
Harga Rata-rata
7.430,32.761,79
Nilai Transaksi
210,28 jt273,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
7.5502.780
Volume Ekuilibrium Indikatif
3003

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FAPA
Lihat detail
KONI
Lihat detail

Tentang FAP Agri Tbk.

PT Fangiono Agro Plantation Tbk (“the Company or Parent Entity”) was established based on Notarial Deed No. 27 dated December 28, 1994 of Public Notary P. Sutrisno A. Tampubolon, S.H. The Company commenced commercial operations in 2008. Ultimate’s shareholders are Fangiono’s Family.

Selengkapnya di halaman FAPA

Tentang Perdana Bangun Pusaka Tbk

PT. Perdana Bangun Persaka Tbk conducting business in the field of photography trade business and its equipment, and capital participation in its affiliates. The company is established in 1987 and registered at the Jakarta Stock Exchange since 1995 and a sole distributor of photography products produced by Konica Corporation, Japan. Product marketed by the company are as follows: KONICA color film and photography paper, KONICA photo printing machine, KONIKA X-ray film and chemicals for photography of KONICA trade mark.

Selengkapnya di halaman KONI