Perbedaan SynFutures dan Turtle: SynFutures diperdagangkan di Rp48,9 (kapitalisasi pasar Rp229,26M, volume 24 jam Rp55,51M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp771,56 (kapitalisasi pasar Rp119,39M, volume 24 jam Rp18,42M). Perbedaan utamanya: SynFutures lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar SynFutures 4,7B / 10B F (47%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SynFutures selama 15 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| F | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp229,26M | Rp119,39M |
Volume (24h) | Rp55,51M | Rp18,42M |
Suplai yang Beredar | 4,7B / 10B F (47%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 15 Hari | 12 Hari |
SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →