Perbedaan SynFutures dan TAC Protocol: SynFutures diperdagangkan di Rp48,01 (kapitalisasi pasar Rp225,54M, volume 24 jam Rp47,02M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp50,94 (kapitalisasi pasar Rp236,91M, volume 24 jam Rp22,63M). Perbedaan utamanya: SynFutures dan TAC Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai SynFutures dibatasi (4,7B / 10B F (47%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SynFutures selama 15 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| F | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp225,54M | Rp236,91M |
Volume (24h) | Rp47,02M | Rp22,63M |
Suplai yang Beredar | 4,7B / 10B F (47%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 15 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token F saat ini diperdagangkan pada Rp48,8 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Market cap mencapai Rp228,79 juta dengan supply beredar 4,7 juta dari total 10 juta token. Harga berada di antara support S1 (Rp46) dan pivot point (Rp50), menunjukkan konsolidasi dalam tren turun. RSI netral mengindikasikan tidak ada tekanan jual berlebihan, namun ADX mengkonfirmasi tren bearish yang kuat.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko turun menuju support Rp44-46. Peluang rebound terbatas kecuali ada breakout di atas resistance Rp53. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan sentimen pasar kripto yang masih negatif secara keseluruhan. Perhatikan level support kunci untuk konfirmasi arah selanjutnya.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp50,595 dengan kapitalisasi pasar Rp235,59 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak. Token ini menghadapi tekanan jual dengan support kunci di Rp48–50 dan resistance di Rp52–55. RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold, namun tidak ada update fundamental signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena momentum bearish dan volume perdagangan terbatas. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support, sementara risiko termasuk volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Investor harus memantau perkembangan protokol dan aktivitas on-chain untuk konfirmasi tren.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →