Perbedaan SynFutures dan Polymesh: SynFutures diperdagangkan di Rp60,95 (kapitalisasi pasar Rp272,62M, volume 24 jam Rp48,73M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp655,63 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Polymesh jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar SynFutures, dan suplai SynFutures dibatasi (4,5B / 10B F (45%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SynFutures selama 13 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| F | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp272,62M | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp48,73M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 4,5B / 10B F (45%) | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 13 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →