Perbedaan SynFutures dan Neo: SynFutures diperdagangkan di Rp48,76 (kapitalisasi pasar Rp227,69M, volume 24 jam Rp41,97M), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp30.092 (kapitalisasi pasar Rp2,12T, volume 24 jam Rp82,85M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 9,3× kapitalisasi pasar SynFutures, dan suplai SynFutures dibatasi (4,7B / 10B F (47%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SynFutures selama 15 Hari dan Neo selama 94 Hari.
| F | NEO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp227,69M | Rp2,12T |
Volume (24h) | Rp41,97M | Rp82,85M |
Suplai yang Beredar | 4,7B / 10B F (47%) | 70,5M NEO |
Typical Hold Time | 15 Hari | 94 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token F saat ini diperdagangkan pada Rp48,8 dengan sinyal teknis bearish yang kuat berdasarkan moving averages. Market cap mencapai Rp228,79 juta dengan supply beredar 4,7 juta dari total 10 juta token. Harga berada di antara support S1 (Rp46) dan pivot point (Rp50), menunjukkan konsolidasi dalam tren turun. RSI netral mengindikasikan tidak ada tekanan jual berlebihan, namun ADX mengkonfirmasi tren bearish yang kuat.
Outlook jangka pendek tetap bearish dengan risiko turun menuju support Rp44-46. Peluang rebound terbatas kecuali ada breakout di atas resistance Rp53. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan sentimen pasar kripto yang masih negatif secara keseluruhan. Perhatikan level support kunci untuk konfirmasi arah selanjutnya.
NEO saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp29.704 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu rebound. Token ini memiliki market cap Rp2,11T dengan sirkulasi 70,5 juta token. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Agustus 2026.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jual dominan, namun level oversold RSI menawarkan peluang trading jangka pendek. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas di pasar IDR, dan ketidakpastian regulasi kripto global. Investor harus memantau breakout di atas resistance Rp31.968 untuk konfirmasi reversal.
SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →