Perbedaan SynFutures dan GMX: SynFutures diperdagangkan di Rp61,37 (kapitalisasi pasar Rp276,76M, volume 24 jam Rp50,05M), sedangkan GMX diperdagangkan di Rp107.635 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp59,95M). Perbedaan utamanya: GMX jauh lebih besar — sekitar 4,1× kapitalisasi pasar SynFutures, dan suplai beredar SynFutures 4,5B / 10B F (45%) dibanding 10,4M / 13,3M GMX (79%) milik GMX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SynFutures selama 13 Hari dan GMX selama 45 Hari.
| F | GMX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp276,76M | Rp1,13T |
Volume (24h) | Rp50,05M | Rp59,95M |
Suplai yang Beredar | 4,5B / 10B F (45%) | 10,4M / 13,3M GMX (79%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 45 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token F (SynFutures) saat ini diperdagangkan pada Rp61.071 dengan kapitalisasi pasar Rp275,89 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dengan moving averages yang seragam bearish (0 buy, 13 sell). Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp61) dengan support utama di S1 (Rp58). Sirkulasi token mencapai 45% dari total supply 10 juta token, dengan rata-rata hold time 13 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp58 jika momentum berbalik, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah support yang dapat memicu penurunan lebih lanjut. Investor harus memantau ketat level kunci dan volume trading untuk konfirmasi arah trend.
GMX saat ini diperdagangkan pada Rp107.407 dengan kapitalisasi pasar Rp1,13T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek. Token ini memiliki 79% supply dalam sirkulasi dengan rata-rata hold time 45 hari. Posisi harga saat ini berada di antara level support Rp101.351 dan resistance Rp105.768, mengindikasikan konsolidasi dalam tren bearish yang lebih luas.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan peluang rebound dari level support. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan sinyal teknis bearish, namun fundamental jaringan yang stabil memberikan dasar untuk pemulihan jangka panjang jika momentum pasar crypto membaik.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →GMX merupakan decentralized exchange (DEX) untuk trading kontrak berjangka kripto perpetual dengan leverage hingga 50x untuk mata uang Kripto populer seperti BTC, ETH, dan lainnya. Platform ini diluncurkan pada September 2021 sebagai Gambit Exchange. Saat ini, GMX telah memiliki volume trading hingga $130M dengan 283rb pengguna, menjadikannya DEX derivatif terkemuka di Arbitrum dan Avalanche.
Selengkapnya di halaman GMX →