Perbedaan SynFutures dan Artificial Superintelligence Alliance: SynFutures diperdagangkan di Rp60,68 (kapitalisasi pasar Rp274,86M, volume 24 jam Rp48,46M), sedangkan Artificial Superintelligence Alliance diperdagangkan di Rp2.911 (kapitalisasi pasar Rp6,53T, volume 24 jam Rp2,2T). Perbedaan utamanya: Artificial Superintelligence Alliance jauh lebih besar — sekitar 23,8× kapitalisasi pasar SynFutures, dan suplai beredar SynFutures 4,5B / 10B F (45%) dibanding 2,2B / 2,7B FET (83%) milik Artificial Superintelligence Alliance. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan SynFutures selama 13 Hari dan Artificial Superintelligence Alliance selama 59 Hari.
| F | FET | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp274,86M | Rp6,53T |
Volume (24h) | Rp48,46M | Rp2,2T |
Suplai yang Beredar | 4,5B / 10B F (45%) | 2,2B / 2,7B FET (83%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 59 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token F (SynFutures) saat ini diperdagangkan pada Rp61.071 dengan kapitalisasi pasar Rp275,89 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish dengan moving averages yang seragam bearish (0 buy, 13 sell). Posisi harga berada di dekat resistance R1 (Rp61) dengan support utama di S1 (Rp58). Sirkulasi token mencapai 45% dari total supply 10 juta token, dengan rata-rata hold time 13 hari. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam periode terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp58 jika momentum berbalik, sementara risiko utama adalah breakdown di bawah support yang dapat memicu penurunan lebih lanjut. Investor harus memantau ketat level kunci dan volume trading untuk konfirmasi arah trend.
Token FET saat ini diperdagangkan pada Rp2.925 dengan kapitalisasi pasar Rp6,59 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan 17 sinyal jual versus 3 beli. Token berada dalam fase konsolidasi dengan support kritis di Rp2.680 dan resistance di Rp2.904. Sirkulasi supply mencapai 83% dari total 2,7 juta token, dengan rata-rata hold time 59 hari mencerminkan holding pattern jangka menengah.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan peluang rebound terbatas di support Rp2.680. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan momentum bearish yang kuat, sementara peluang muncul dari RSI oversold level 18,37 yang berpotensi memicu koreksi teknis jangka pendek.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →Fetch.AI adalah laboratorium kecerdasan buatan (AI) yang membangun jaringan pembelajaran mesin terbuka, tanpa izin, dan terdesentralisasi dengan ekonomi kripto. Fetch.ai mendemokratisasi akses ke teknologi AI dengan jaringan trustless yang memungkinkan siapa saja dapat terhubung dan mengakses dataset yang aman dengan menggunakan AI otonom untuk menjalankan tugas-tugas yang memanfaatkan jaringan data globalnya.
Selengkapnya di halaman FET →