Perbedaan ether.fi dan Tensor: ether.fi diperdagangkan di Rp7.799 (kapitalisasi pasar Rp7,69T, volume 24 jam Rp1,02T), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp566,14 (kapitalisasi pasar Rp298,73M, volume 24 jam Rp76,69M). Perbedaan utamanya: ether.fi jauh lebih besar — sekitar 25,7× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai ether.fi dibatasi (973,5M / 1B ETHFI (98%)), sedangkan Tensor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 43 Hari dan Tensor selama 35 Hari.
| ETHFI | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,69T | Rp298,73M |
Volume (24h) | Rp1,02T | Rp76,69M |
Suplai yang Beredar | 973,5M / 1B ETHFI (98%) | 526,9M TNSR |
Typical Hold Time | 43 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →