Perbedaan ether.fi dan Swell Network: ether.fi diperdagangkan di Rp7.790 (kapitalisasi pasar Rp7,69T, volume 24 jam Rp1,02T), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp11,09 (kapitalisasi pasar Rp57,58M, volume 24 jam Rp24,86M). Perbedaan utamanya: ether.fi jauh lebih besar — sekitar 133,6× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai beredar ether.fi 973,5M / 1B ETHFI (98%) dibanding 5,2B / 10B SWELL (52%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 43 Hari dan Swell Network selama 22 Hari.
| ETHFI | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,69T | Rp57,58M |
Volume (24h) | Rp1,02T | Rp24,86M |
Suplai yang Beredar | 973,5M / 1B ETHFI (98%) | 5,2B / 10B SWELL (52%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →