Perbedaan ether.fi dan Streamflow: ether.fi diperdagangkan di Rp6.785 (kapitalisasi pasar Rp6,63T, volume 24 jam Rp372,79M), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp144,83 (kapitalisasi pasar Rp38,3M, volume 24 jam Rp1,17M). Perbedaan utamanya: ether.fi jauh lebih besar — sekitar 173,1× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai beredar ether.fi 973,5M / 1B ETHFI (98%) dibanding 254,5M / 1B STREAM (26%) milik Streamflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 43 Hari dan Streamflow selama 28 Hari.
| ETHFI | STREAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp6,63T | Rp38,3M |
Volume (24h) | Rp372,79M | Rp1,17M |
Suplai yang Beredar | 973,5M / 1B ETHFI (98%) | 254,5M / 1B STREAM (26%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →