Perbedaan ether.fi dan Polygon: ether.fi diperdagangkan di Rp7.771 (kapitalisasi pasar Rp7,16T, volume 24 jam Rp771,24M), sedangkan Polygon diperdagangkan di Rp1.518 (kapitalisasi pasar Rp16,12T, volume 24 jam Rp839,87M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar ether.fi, dan suplai ether.fi dibatasi (927,4M / 1B ETHFI (93%)), sedangkan Polygon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 42 Hari dan Polygon selama 68 Hari.
| ETHFI | POL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,16T | Rp16,12T |
Volume (24h) | Rp771,24M | Rp839,87M |
Suplai yang Beredar | 927,4M / 1B ETHFI (93%) | 10,7B POL |
Typical Hold Time | 42 Hari | 68 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →