Perbedaan ether.fi dan Ordinals: ether.fi diperdagangkan di Rp7.818 (kapitalisasi pasar Rp7,69T, volume 24 jam Rp1,02T), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp62.916 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp173,25M). Perbedaan utamanya: ether.fi jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Ordinals, dan suplai beredar ether.fi 973,5M / 1B ETHFI (98%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 43 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| ETHFI | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,69T | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp1,02T | Rp173,25M |
Suplai yang Beredar | 973,5M / 1B ETHFI (98%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →