Perbedaan ether.fi dan Origin Protocol: ether.fi diperdagangkan di Rp7.828 (kapitalisasi pasar Rp7,29T, volume 24 jam Rp806,63M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,52 (kapitalisasi pasar Rp204,1M, volume 24 jam Rp138,81M). Perbedaan utamanya: ether.fi jauh lebih besar — sekitar 35,7× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai beredar ether.fi 927,4M / 1B ETHFI (93%) dibanding 673,1M / 1,4B OGN (48%) milik Origin Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 42 Hari dan Origin Protocol selama 74 Hari.
| ETHFI | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,29T | Rp204,1M |
Volume (24h) | Rp806,63M | Rp138,81M |
Suplai yang Beredar | 927,4M / 1B ETHFI (93%) | 673,1M / 1,4B OGN (48%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →