Perbedaan ether.fi dan Merlin Chain: ether.fi diperdagangkan di Rp7.949 (kapitalisasi pasar Rp7,68T, volume 24 jam Rp985,87M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp319,28 (kapitalisasi pasar Rp431,89M, volume 24 jam Rp24,16M). Perbedaan utamanya: ether.fi jauh lebih besar — sekitar 17,8× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai beredar ether.fi 973,5M / 1B ETHFI (98%) dibanding 1,4B / 2,1B MERL (65%) milik Merlin Chain. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 43 Hari dan Merlin Chain selama 10 Hari.
| ETHFI | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,68T | Rp431,89M |
Volume (24h) | Rp985,87M | Rp24,16M |
Suplai yang Beredar | 973,5M / 1B ETHFI (98%) | 1,4B / 2,1B MERL (65%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →