Perbedaan ether.fi dan Jito: ether.fi diperdagangkan di Rp7.949 (kapitalisasi pasar Rp7,68T, volume 24 jam Rp985,87M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp9.901 (kapitalisasi pasar Rp5,03T, volume 24 jam Rp483,09M). Perbedaan utamanya: ether.fi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai ether.fi dibatasi (973,5M / 1B ETHFI (98%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 43 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| ETHFI | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,68T | Rp5,03T |
Volume (24h) | Rp985,87M | Rp483,09M |
Suplai yang Beredar | 973,5M / 1B ETHFI (98%) | 509,5M JTO |
Typical Hold Time | 43 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →