Perbedaan ether.fi dan Hashflow: ether.fi diperdagangkan di Rp7.771 (kapitalisasi pasar Rp7,16T, volume 24 jam Rp771,24M), sedangkan Hashflow diperdagangkan di Rp162,53 (kapitalisasi pasar Rp138,4M, volume 24 jam Rp37,98M). Perbedaan utamanya: ether.fi jauh lebih besar — sekitar 51,7× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai ether.fi dibatasi (927,4M / 1B ETHFI (93%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 42 Hari dan Hashflow selama 35 Hari.
| ETHFI | HFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,16T | Rp138,4M |
Volume (24h) | Rp771,24M | Rp37,98M |
Suplai yang Beredar | 927,4M / 1B ETHFI (93%) | 849M HFT |
Typical Hold Time | 42 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →