Perbedaan ether.fi dan Hemi: ether.fi diperdagangkan di Rp7.864 (kapitalisasi pasar Rp7,29T, volume 24 jam Rp806,63M), sedangkan Hemi diperdagangkan di Rp81,62 (kapitalisasi pasar Rp79,44M, volume 24 jam Rp176,69M). Perbedaan utamanya: ether.fi jauh lebih besar — sekitar 91,8× kapitalisasi pasar Hemi, dan suplai ether.fi dibatasi (927,4M / 1B ETHFI (93%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan ether.fi selama 42 Hari dan Hemi selama 26 Hari.
| ETHFI | HEMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp7,29T | Rp79,44M |
Volume (24h) | Rp806,63M | Rp176,69M |
Suplai yang Beredar | 927,4M / 1B ETHFI (93%) | 977,5M HEMI |
Typical Hold Time | 42 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
ether.fi adalah protokol liquid restaking di Ethereum. Token liquid restaking mereka, eETH, adalah token native liquid restaking pertama di Ethereum. Para staker bbisa minting eETH di ether.fi. Ketika pengguna melakukannya, ether.fi kemudian akan staking dan restaking ETH, memungkinkan pengguna untuk memaksimalkan reward. Dengan minting eETH, kamu mendapatkan akses ke 4 jenis reward: Reward staking Ethereum, poin Loyalti ether.fi, reward restaking (termasuk poin EigenLayer), dan kemampuan untuk menyediakan likuiditas ke protokol DeFi.
Selengkapnya di halaman ETHFI →Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →