Perbedaan Ethereum Classic dan Verge: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp128.150 (kapitalisasi pasar Rp20,21T, volume 24 jam Rp581,59M), sedangkan Verge diperdagangkan di Rp38,41 (kapitalisasi pasar Rp635,29M, volume 24 jam Rp35,8M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 31,8× kapitalisasi pasar Verge, dan suplai beredar Ethereum Classic 157,5M / 210,7M ETC (75%) dibanding 16,5B / 16,5B XVG (100%) milik Verge. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 65 Hari dan Verge selama 11 Hari.
| ETC | XVG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,21T | Rp635,29M |
Volume (24h) | Rp581,59M | Rp35,8M |
Suplai yang Beredar | 157,5M / 210,7M ETC (75%) | 16,5B / 16,5B XVG (100%) |
Typical Hold Time | 65 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →Verge adalah mata uang kripto yang dirancang untuk menjaga privasi. Bertujuan untuk menjadi versi lebih cepat dan efisien dari blockchain Bitcoin, Verge berfokus pada transaksi yang aman dan privat. Verge menambahkan fitur privasi tambahan, seperti penggunaan jaringan Tor di wallet-nya (vergePay) dan memungkinkan pengguna untuk mengirim uang ke alamat tersembunyi (stealth address).
Selengkapnya di halaman XVG →