Perbedaan Ethereum Classic dan eCash: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp128.150 (kapitalisasi pasar Rp20,21T, volume 24 jam Rp581,59M), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1203 (kapitalisasi pasar Rp2,43T, volume 24 jam Rp1,29T). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar eCash, dan suplai beredar Ethereum Classic 157,5M / 210,7M ETC (75%) dibanding 20,1T / 21T XEC (96%) milik eCash. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 65 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| ETC | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,21T | Rp2,43T |
Volume (24h) | Rp581,59M | Rp1,29T |
Suplai yang Beredar | 157,5M / 210,7M ETC (75%) | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 65 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →