Perbedaan Ethereum Classic dan Anoma: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp128.150 (kapitalisasi pasar Rp20,12T, volume 24 jam Rp592,08M), sedangkan Anoma diperdagangkan di Rp215,47 (kapitalisasi pasar Rp534,45M, volume 24 jam Rp109,13M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 37,6× kapitalisasi pasar Anoma, dan suplai beredar Ethereum Classic 157,5M / 210,7M ETC (75%) dibanding 2,5B / 10B XAN (25%) milik Anoma. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 65 Hari dan Anoma selama 4 Hari.
| ETC | XAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,12T | Rp534,45M |
Volume (24h) | Rp592,08M | Rp109,13M |
Suplai yang Beredar | 157,5M / 210,7M ETC (75%) | 2,5B / 10B XAN (25%) |
Typical Hold Time | 65 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →Anoma adalah sistem operasi terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang membangun satu aplikasi yang dapat berjalan di berbagai blockchain. Arsitektur intent-centric-nya menyederhanakan kompleksitas infrastruktur, meningkatkan efisiensi pengembangan dan pengalaman pengguna. Anoma mendukung lapisan aplikasi terpadu yang membawa fungsi Web3 lebih dekat dengan kualitas pengalaman Web2.
Selengkapnya di halaman XAN →