Perbedaan Ethereum Classic dan Saros: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp128.150 (kapitalisasi pasar Rp20,21T, volume 24 jam Rp581,59M), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp7,16 (kapitalisasi pasar Rp25,19M, volume 24 jam Rp9,42M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 802,3× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai beredar Ethereum Classic 157,5M / 210,7M ETC (75%) dibanding 3,5B / 10B SAROS (36%) milik Saros. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 65 Hari dan Saros selama 21 Hari.
| ETC | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,21T | Rp25,19M |
Volume (24h) | Rp581,59M | Rp9,42M |
Suplai yang Beredar | 157,5M / 210,7M ETC (75%) | 3,5B / 10B SAROS (36%) |
Typical Hold Time | 65 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →