Perbedaan Ethereum Classic dan Vulcan Forged (PYR): Ethereum Classic diperdagangkan di Rp128.150 (kapitalisasi pasar Rp20,21T, volume 24 jam Rp581,59M), sedangkan Vulcan Forged (PYR) diperdagangkan di Rp2.329 (kapitalisasi pasar Rp100,63M, volume 24 jam Rp64,87M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 200,8× kapitalisasi pasar Vulcan Forged (PYR), dan suplai beredar Ethereum Classic 157,5M / 210,7M ETC (75%) dibanding 43,2M / 50M PYR (87%) milik Vulcan Forged (PYR). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 65 Hari dan Vulcan Forged (PYR) selama 45 Hari.
| ETC | PYR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,21T | Rp100,63M |
Volume (24h) | Rp581,59M | Rp64,87M |
Suplai yang Beredar | 157,5M / 210,7M ETC (75%) | 43,2M / 50M PYR (87%) |
Typical Hold Time | 65 Hari | 45 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →Vulcan Forged adalah studio game blockchain dan pasar NFT yang berbasis di Yunani, yang juga membuat VulcanVerse. Token PYR dapat digunakan untuk staking dalam VulcanVerse dan aset lainnya, meningkatkan dan mempertahankan level aset game, dan masih banyak lagi. Ada 50 juta token PYR yang dibuat, 20 juta di antaranya adalah sirkulasi maksimum, dan 10 juta lainnya akan digunakan untuk pool dan staking play-to-earn.
Selengkapnya di halaman PYR →