Perbedaan Ethereum Classic dan Paris Saint-Germain Fan Token: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp128.150 (kapitalisasi pasar Rp20,12T, volume 24 jam Rp592,08M), sedangkan Paris Saint-Germain Fan Token diperdagangkan di Rp9.642 (kapitalisasi pasar Rp157,1M, volume 24 jam Rp179M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 128,1× kapitalisasi pasar Paris Saint-Germain Fan Token, dan suplai beredar Ethereum Classic 157,5M / 210,7M ETC (75%) dibanding 16,3M / 19,9M PSG (83%) milik Paris Saint-Germain Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 65 Hari dan Paris Saint-Germain Fan Token selama 43 Hari.
| ETC | PSG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,12T | Rp157,1M |
Volume (24h) | Rp592,08M | Rp179M |
Suplai yang Beredar | 157,5M / 210,7M ETC (75%) | 16,3M / 19,9M PSG (83%) |
Typical Hold Time | 65 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →PSG adalah fan token dari tim sepak bola Paris Saint-German. Pemegang token bisa mendapatkan pengalaman eksklusif seperti akses VIP ke Parc des Princes, temu sapa, dan merchandise yang ditandatangani. Token ini juga memungkinkan penggemar untuk ikut dalam pengambilan keputusan seperti memilih pesan di armband kapten dan memilih pesan inspirasi untuk tim menjelang pertandingan.
Selengkapnya di halaman PSG →