Perbedaan Ethereum Classic dan FC Porto Fan Token: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp111.055 (kapitalisasi pasar Rp17,54T, volume 24 jam Rp389,65M), sedangkan FC Porto Fan Token diperdagangkan di Rp7.670 (kapitalisasi pasar Rp99,52M, volume 24 jam Rp26,67M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 176,2× kapitalisasi pasar FC Porto Fan Token, dan suplai beredar Ethereum Classic 157,8M / 210,7M ETC (75%) dibanding 13M / 40M PORTO (33%) milik FC Porto Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 66 Hari dan FC Porto Fan Token selama 43 Hari.
| ETC | PORTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp17,54T | Rp99,52M |
Volume (24h) | Rp389,65M | Rp26,67M |
Suplai yang Beredar | 157,8M / 210,7M ETC (75%) | 13M / 40M PORTO (33%) |
Typical Hold Time | 66 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →PORTO adalah fan token pada jaringan BEP-20. Pemegang token dapat dengan mudah berinteraksi dengan pemain dari FC Porto dengan bantuan NFT yang dirilis oleh tim, dan dapat mengikuti meet & greet, mendapatkan merchandise bertandatangan, dan experience eksklusif lainnya. Para penggemar akan memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam aktivitas klub, karena token PORTO mereka dapat digunakan untuk voting dalam berbagai keputusan, termasuk memilih perlengkapan pemain dan anthem klub.
Selengkapnya di halaman PORTO →