Perbedaan Ethereum Classic dan Morpho: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp114.450 (kapitalisasi pasar Rp17,83T, volume 24 jam Rp451,47M), sedangkan Morpho diperdagangkan di Rp35.435 (kapitalisasi pasar Rp18,21T, volume 24 jam Rp191,34M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic dan Morpho berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Ethereum Classic 157,8M / 210,7M ETC (75%) dibanding 516,6M / 1B MORPHO (52%) milik Morpho. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 66 Hari dan Morpho selama 16 Hari.
| ETC | MORPHO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp17,83T | Rp18,21T |
Volume (24h) | Rp451,47M | Rp191,34M |
Suplai yang Beredar | 157,8M / 210,7M ETC (75%) | 516,6M / 1B MORPHO (52%) |
Typical Hold Time | 66 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →Morpho adalah platform terbuka, efisien, dan trustless untuk mendapatkan yield dan meminjam aset. Pemberi pinjaman dapat menggunakan Morpho Vaults untuk memaksimalkan yield, sementara peminjam dapat mengakses aset melalui Morpho Markets. Infrastruktur permissionless-nya memungkinkan pengembang dan bisnis untuk membuat pasar, mengkurasi vault, dan membangun berbagai aplikasi. Dengan kontrak yang immutable, pasar pinjaman terisolasi, suku bunga lebih baik, dan biaya gas rendah, Morpho menghadirkan platform yang efisien, fleksibel, dan ramah pengembang.
Selengkapnya di halaman MORPHO →