Perbedaan Ethereum Classic dan Holo: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp128.150 (kapitalisasi pasar Rp20,21T, volume 24 jam Rp581,59M), sedangkan Holo diperdagangkan di Rp6,38 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp94,56M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 17,9× kapitalisasi pasar Holo, dan suplai Ethereum Classic dibatasi (157,5M / 210,7M ETC (75%)), sedangkan Holo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 65 Hari dan Holo selama 159 Hari.
| ETC | HOT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,21T | Rp1,13T |
Volume (24h) | Rp581,59M | Rp94,56M |
Suplai yang Beredar | 157,5M / 210,7M ETC (75%) | 176,5B HOT |
Typical Hold Time | 65 Hari | 159 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →Holo adalah platform terdistribusi peer-to-peer untuk menampung aplikasi terdesentralisasi yang dibangun menggunakan Holochain, kerangka kerja untuk mengembangkan DApps yang tidak memerlukan penggunaan teknologi blockchain. Holo dirancang sebagai jembatan antara Holochain, yang mewakili dunia teknologi kripto, dan pengguna sehari-hari. Proyek ini menyoroti beberapa inovasi yang dikatakannya akan "memungkinkan perubahan besar dalam lanskap aplikasi dan mata uang kripto," termasuk kemampuan untuk meng-host aplikasi P2P di internet untuk pengguna mainstream.
Selengkapnya di halaman HOT →