Perbedaan Ethereum Classic dan Hive: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp128.150 (kapitalisasi pasar Rp20,12T, volume 24 jam Rp592,08M), sedangkan Hive diperdagangkan di Rp892,08 (kapitalisasi pasar Rp503,62M, volume 24 jam Rp27,4M). Perbedaan utamanya: Ethereum Classic jauh lebih besar — sekitar 40× kapitalisasi pasar Hive, dan suplai Ethereum Classic dibatasi (157,5M / 210,7M ETC (75%)), sedangkan Hive terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 65 Hari dan Hive selama 41 Hari.
| ETC | HIVE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,12T | Rp503,62M |
Volume (24h) | Rp592,08M | Rp27,4M |
Suplai yang Beredar | 157,5M / 210,7M ETC (75%) | 567M HIVE |
Typical Hold Time | 65 Hari | 41 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →HIVE adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan mendampingi keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). Hive dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi dalam berbagai waktu. Contoh penggunaan termasuk media sosial dengan imbalan uang untuk produsen konten, permainan interaktif, manajemen identitas, sistem polling, dan pinjaman mikro.
Selengkapnya di halaman HIVE →