Perbedaan Ethereum Classic dan Hedera: Ethereum Classic diperdagangkan di Rp128.150 (kapitalisasi pasar Rp20,21T, volume 24 jam Rp581,59M), sedangkan Hedera diperdagangkan di Rp1.224 (kapitalisasi pasar Rp53,25T, volume 24 jam Rp903,02M). Perbedaan utamanya: Hedera jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Ethereum Classic, dan suplai beredar Ethereum Classic 157,5M / 210,7M ETC (75%) dibanding 43,8B / 50B HBAR (88%) milik Hedera. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Classic selama 65 Hari dan Hedera selama 55 Hari.
| ETC | HBAR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp20,21T | Rp53,25T |
Volume (24h) | Rp581,59M | Rp903,02M |
Suplai yang Beredar | 157,5M / 210,7M ETC (75%) | 43,8B / 50B HBAR (88%) |
Typical Hold Time | 65 Hari | 55 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →Hedera (HBAR) adalah jaringan publik tingkat perusahaan yang paling banyak digunakan, berkelanjutan, untuk ekonomi terdesentralisasi yang memungkinkan individu dan bisnis membuat decentralized applications (DApps) yang kuat. Hedera Hashgraph tidak dibangun di atas blockchain konvensional. HBAR memperkenalkan jenis teknologi buku besar terdistribusi yang benar-benar baru, dikenal sebagai Hashgraph. Teknologi ini memungkinkannya untuk meningkatkan banyak alternatif berbasis blockchain di beberapa area utama, termasuk kecepatan, biaya, dan skalabilitas.
Selengkapnya di halaman HBAR →