Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

ESSA Industries Indonesia Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ESSA Industries Indonesia Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: ESSA Industries Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp610 (kapitalisasi pasar 9,99 T, volume 24 jam 98,78 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: ESSA Industries Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 10,5× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan ESSA Industries Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (98,78 jt vs 13,56 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ESSASQMI
Kapitalisasi Pasar
9,99 T947,79 M
Volume
98,78 jt13,56 jt
Lot
987,79 rb135,59 rb
Perputaran
59,27 M797,5 jt
Harga Rata-rata
600,0158,82
Nilai Transaksi
59,27 M797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
61057
Volume Ekuilibrium Indikatif
72,8 rb9,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ESSA
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang ESSA Industries Indonesia Tbk.

Surya Esa Perkasa, PT (the company) was established based on the Notarial Deed No. 7 dated March 24, 2006 of Hasbullah Abdul Rasyid SH., M.Kn, public notary in Jakarta, within the framework of Domestic Capital Law No. 6 year 1968 Jo Law No. 12 year 1970.

Selengkapnya di halaman ESSA

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI