Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

ESSA Industries Indonesia Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ESSA Industries Indonesia Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: ESSA Industries Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp600 (kapitalisasi pasar 10,51 T, volume 24 jam 16,39 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp835 (kapitalisasi pasar 3,34 T, volume 24 jam 40,8 rb). Perbedaan utamanya: ESSA Industries Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Indomobil Sukses Internasional Tbk., dan ESSA Industries Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (16,39 jt vs 40,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ESSAIMAS
Kapitalisasi Pasar
10,51 T3,34 T
Volume
16,39 jt40,8 rb
Lot
163,91 rb408
Perputaran
9,87 M34,06 jt
Harga Rata-rata
602,02834,78
Nilai Transaksi
9,87 M34,06 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
605835
Volume Ekuilibrium Indikatif
9,89 rb400

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ESSA
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang ESSA Industries Indonesia Tbk.

Surya Esa Perkasa, PT (the company) was established based on the Notarial Deed No. 7 dated March 24, 2006 of Hasbullah Abdul Rasyid SH., M.Kn, public notary in Jakarta, within the framework of Domestic Capital Law No. 6 year 1968 Jo Law No. 12 year 1970.

Selengkapnya di halaman ESSA

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS