Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

ESSA Industries Indonesia Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan ESSA Industries Indonesia Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: ESSA Industries Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp660 (kapitalisasi pasar 12,23 T, volume 24 jam 149,33 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp840 (kapitalisasi pasar 3,4 T, volume 24 jam 57,5 rb). Perbedaan utamanya: ESSA Industries Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Indomobil Sukses Internasional Tbk., dan ESSA Industries Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (149,33 jt vs 57,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ESSAIMAS
Kapitalisasi Pasar
12,23 T3,4 T
Volume
149,33 jt57,5 rb
Lot
1,49 jt575
Perputaran
99,85 M48,76 jt
Harga Rata-rata
668,64847,96
Nilai Transaksi
99,85 M48,76 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
660850
Volume Ekuilibrium Indikatif
25,62 rb300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ESSA
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang ESSA Industries Indonesia Tbk.

Surya Esa Perkasa, PT (the company) was established based on the Notarial Deed No. 7 dated March 24, 2006 of Hasbullah Abdul Rasyid SH., M.Kn, public notary in Jakarta, within the framework of Domestic Capital Law No. 6 year 1968 Jo Law No. 12 year 1970.

Selengkapnya di halaman ESSA

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS