Perbedaan Eclipse dan Hyperliquid: Eclipse diperdagangkan di Rp45,51 (kapitalisasi pasar Rp6,12M, volume 24 jam Rp37,76M), sedangkan Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.224.409 (kapitalisasi pasar Rp309,03T, volume 24 jam Rp8,03T). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 50495,1× kapitalisasi pasar Eclipse, dan suplai beredar Eclipse 132,6M / 1B ES (14%) dibanding 253M / 953,3M HYPE (27%) milik Hyperliquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Eclipse selama 5 Hari dan Hyperliquid selama 35 Hari.
| ES | HYPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp6,12M | Rp309,03T |
Volume (24h) | Rp37,76M | Rp8,03T |
Suplai yang Beredar | 132,6M / 1B ES (14%) | 253M / 953,3M HYPE (27%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Eclipse adalah jaringan SVM yang dibangun di Ethereum dengan menggunakan Solana Virtual Machine untuk eksekusi. Transaksinya diselesaikan di Ethereum dan data disimpan di Celestia.
Selengkapnya di halaman ES →Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →