Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Eratex Djaja Tbk. (ERTX) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Eratex Djaja Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Eratex Djaja Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Eratex Djaja Tbk. diperdagangkan di Rp147 (kapitalisasi pasar 190,41 M, volume 24 jam 3,3 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.260 (kapitalisasi pasar 10,06 T, volume 24 jam 688,4 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 52,8× kapitalisasi pasar Eratex Djaja Tbk., dan Eratex Djaja Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,3 jt vs 688,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ERTXRLCO
Kapitalisasi Pasar
190,41 M10,06 T
Volume
3,3 jt688,4 rb
Lot
32,95 rb6,88 rb
Perputaran
495,03 jt2,25 M
Harga Rata-rata
150,223.273,17
Nilai Transaksi
495,03 jt2,25 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1473.260
Volume Ekuilibrium Indikatif
42415

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ERTX
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Eratex Djaja Tbk.

PT Eratex Djaja Tbk (the "Entity") was established in the framework of Foreign Capital Investment Law No.1, 1967 by Notarial Deed No.7 dated October 12, 1972 based on Deed prepared by Koerniatini Karim, Public Notary in Jakarta. Founded in 1972 as a joint venture company between PT Private Development Finance Company of Indonesia Ltd. and Limmen Investment Ltd., Unisouh Holding Ltd., Eastern Cotton Mills Ltd. Yarn spinning factory was built in 1973 on 17 ha of land in Probolinggo.

Selengkapnya di halaman ERTX

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO